Selasa, 16 Juli 2013

Saat Allah Membalas Jutaan kali


 Abu Utsman an-Nahdi (wafat tahun 100 H) yang memiliki nama asli Abdurrahman bin Mull bin Amru bin Adi al-Bashri adalah seorang ulama besar di kalangan tabi’in. Ia mendapati masa jahiliyah dan masa Islam. Ia masuk Islam pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam dan membayar zakat kepada petugas zakat yang beliau angkat, namun tidak sempat bertemu dan melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam. Abu Utsman an-Nahdi belajar hadits kepada sejumlah ulama besar generasi sahabat seperti Umar bin Khathab, Ali bin Abi Thalib, Sa’ad bin Abi Waqash, Sa’id bin Zaid (empat sahabat yang mendapat jaminan surga), Abdullah bin Mas’ud, Bilal bin Rabah, Hudzaifah bin Yaman, Salman al-Farisi, Abu Musa al-Asy’ari, Usamah bin Zaid, Abu Hurairah, Abdullah bin Abbas, dan lain-lain. Abu Utsman an-Nahdi turut menyertai pasukan Islam dalam peperangan Yarmuk melawan pasukan Imperium Romawi pada tahun 13 H. Ia juga turut serta dalam peperangan-peperangan besar melawan Imperium Persia, yaitu dalam peperangan Qadisiyah, Jalula’, Tustar, Nahawand, Azerbaijan, Mihran dan Rustum. Selain seorang ulama dan mujahid, Abu Utsman an-Nahdi juga dikenal luas sebagai seorang ahli ibadah. Ia telah melaksanakan 60 kali haji dan umrah, tekun melakukan shaum sunnah di siang hari dan shalat tarawih serta witir di malam hari. Menurut riwayat para sejarawan, Abu Utsman an-Nahdi dikaruniai usia 130 tahun. (Imam Adz-Dzahabi, Siyaru A’lam an-Nubala’, 4/175-179) Abu Utsman an-Nahdi pernah menuturkan sebuah kisah berharga. Diriwayatkan oleh imam Ibnu Abi Hatim ar-Razi dan Ahmad bin Hambal bahwasanya Abu Utsman an-Nahdi berkata: “Tidak ada seorang pun yang lebih sering duduk bermajlis (menimba ilmu) dengan Abu Hurairah selain aku. Abu Hurairah lebih dahulu menunaikan ibadah haji, dan aku baru menunaikan haji setelahnya. Ternyata penduduk Bashrah (yang pulang dari ibadah haji) menceritakan bahwa Abu Hurairah pernah berkata: “Saya telah mendengar Rasululullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: إِنَّ اللهَ يُضَاعِفُ الْحَسَنَةَ أَلْفَ أَلْفَ حَسَنَةٍ “Sesungguhnya Allah melipat gandakan satu amal kebajikan dengan satu juta kebajikan.” Saya pun berkomentar: “Apa-apaan kalian ini? Demi Allah, tidak ada seorang pun yang lebih sering duduk bermajlis (menimba ilmu) dengan Abu Hurairah selain aku. Tapi aku tidak pernah mendengar hadits ini dari Abu Hurairah.” Maka aku segera menyiapkan bekal untuk menemui Abu Hurairah, namun ternyata ia telah berangkat untuk menunaikan haji. Maka aku pun berangkat haji untuk menemuinya dan menanyakan hadits ini. Aku berhasil menemuinya dan aku pun menanyakan hadits ini kepadanya. “Wahai Abu Hurairah, hadits apa yang dikatakan oleh penduduk Bashrah bahwa mereka telah mendengarnya darimu?” tanyaku. “Hadits apa itu?” Abu Hurairah balik bertanya kepadaku. Aku menjawab, “Penduduk Bashrah mengatakan bahwa Anda telah menyatakan bahwa Allah akan membalas satu amal kebajikan dengan satu juta kebajikan.” Abu Hurairah menjawab, “Wahai Abu Utsman, kenapa engkau heran atas hal itu? Bukankah Allah Ta’ala telah berfirman: {مَنْ ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً} “Barangsiapa meminjamkan kepada Allah (berinfak di jalan Allah, edt) sebuah pinjaman yang baik, niscaya Allah akan melipat gandakan untukkan dengan kelipatan-kelipatan yang banyak.” (QS. Al-Baqarah [2]: 245) Allah Ta’ala juga berfirman: {فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلا قَلِيلٌ} “Maka kenikmatan hidup dunia itu dibandingkan dengan (kenikmatan di) akhirat hanyalah sedikit belaka.” (QS. At-Taubah [9]: 38)? Abu Hurairah berkata: وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَقَدْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: “إِنَّ اللهَ يُضَاعِفُ الْحَسَنَةَ أَلْفَيْ أَلْفِ حَسَنَةٍ” “Demi Allah yang nyawaku berada di tangan-Nya, aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: ‘Sesungguhnya Allah melipat

Sabtu, 15 Oktober 2011

generasi harapan

Dimana dicari pemuda Kahfi
Terasing demi kebenaran hakiki
Dimana jiwa pasukan Badar berani
Menoreh nama mulia perkasa abadi

Umat melolong di gelap kelam
Tiada pelita penyinar terang
Penunjuk jalan kini membungkam
Lalu kapankah fajar kan datang

Mengapa kau patahkan pedangmu
hingga musuh mamapu membobol betengmu
Menjarah menindas dan menyiksa
Dan kita hanya diam sekedar terpana

Bangkitkan negri lahirkan generasi
Pemuda harapan tumbangkan kedzaliman

Wajah duia Islam kini memburam
Cerahkan dengan darahmu
Panji Islam telah lama terkuali
Menanti bangkit kepalmu

Definisi-definisi Ilmu Sosiologi Menurut Para Ahli

Untuk mempelajari tentang Perencanaan Wilayah dan Kota, maka diharuskan juga mengerti akan masyarakat dan keadaan sosial. Umumnya ilmu Sosiologi yang mempelajari tentang hal tersebut. Maka berikut ini definisi-definisi sosiologi yang dikemukakan beberapa ahli, yaitu :

1. Pitirim Sorokin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.
2. Roucek dan Warren
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.
3. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf

Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.

4.  J.A.A Von Dorn dan C.J. Lammers

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

5.  Max Weber
Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.
6. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi

Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

7. Paul B. Horton
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.
8. Soejono Sukamto
Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.
9.  William Kornblum
Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.
10. Allan Jhonson
Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat didalamnya mempengaruhi sistem tersebut.
11. Emile Durkheim
Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperasaan yang berada di luar individu di mana fakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu.
Selain itu ada juga beberapa definisi Sosiologi di bidang pendidikan menurut para ahli:
1. F.G. Robbins, sosiologi pendidikan adalah sosiologi khusus yang tugasnya menyelidiki struktur dan dinamika proses pendidikan. Struktur mengandung pengertian teori dan filsafat pendidikan, sistem kebudayaan, struktur kepribadian dan hubungan kesemuanya dengantata sosial masyarakat. Sedangkan dinamika yakni proses sosial dan kultural, proses perkembangan kepribadian,dan hubungan kesemuanya dengan proses pendidikan.
2.  H.P. Fairchild dalam bukunya ”Dictionary of Sociology” dikatakan bahwa sosiologi pendidikan adalah sosiologi yang diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan yang fundamental. Jadi ia tergolong applied sociology.
3. Prof. DR S. Nasution,M.A., Sosiologi Pendidikan adalah ilmu yang berusaha untuk mengetahui cara-cara mengendalikan proses pendidikan untuk mengembangkan kepribadian individu agar lebih baik.
4. F.G Robbins dan Brown, Sosiologi Pendidikan ialah ilmu yang membicarakan dan menjelaskan hubungan-hubungan sosial yang mempengaruhi individu untuk mendapatkan serta mengorganisasi pengalaman. Sosiologi pendidikan mempelajari kelakuan sosial serta prinsip-prinsip untuk mengontrolnya.
5. E.G Payne, Sosiologi Pendidikan ialah studi yang komprehensif tentang segala aspek pendidikan dari segi ilmu sosiologi yang diterapkan.
6. Drs. Ary H. Gunawan, Sosiologi Pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang berusaha memecahkan masalah-masalah pendidikan dengan analisis atau pendekatan sosiologis.

Dari berbagai definisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa :
Sosiologi adalah ilmu yang membicarakan apa yang sedang terjadi saat ini, khususnya pola-pola hubungan dalam masyarakat serta berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris serta bersifat umum.

Kamis, 07 Juli 2011

Hakikat Cinta Seorang Muslim



Pemahaman cinta hakiki yang memudahkan seorang muslim dalam mengimplemtasikannya menuju kesejatian itu tidak mudah. Akar masalah selalu berkutat pada pemikiran yang dipengaruhi oleh nafsu. Padahal cinta berasal dari Allah swt. Cinta hadir dalam diri manusia tidak hanya untuk mencintai sesamanya, namun senantiasa akan mencari makna cinta yang sebenarnya. Banyak pemahaman tentang cinta sehingga terus akan menjadi perbincangan tiada henti dan pasti sangat menarik membicarakannya.
            Allah Swt tidak rela menciptakan makhluk-Nya dengan sia-sia tanpa tujuan yang jelas. Makhluk Allah senantiasa mengagungkan-Nya, memuji-Nya dan beribadah kepada-Nya. Dia-lah tujuan hakiki. Dengan cinta yang bersumber dari Allah, maka kehidupan terus sejalan dengan firman-Nya dan teladan rasul-rasulnya.
            Satu kata yaitu cinta akan menjelma menjadi banyak kata yang berkaitan dengan cinta. Dengan segala rasa yang dimiliki manusia dan disinergikan menggunakan panca indera, sehingga kecenderungan jiwa manusia akan berbuat sesuatu sesuai dengan dorongan yang hadir dari proses penginderaan. Indera mata terutama akan berproses kuat menuju rasa-rasa yang lain. Inilah pandangan mata sebagai pintu masuk cinta. Setelah itu hati akan terus membumbung dalam angan-angannya yang bisa menimbulkan mabuk asmara.
            Cinta memang indah. Jiwa manusiapun menyukai keindahan sehingga akan muncul tanda-tanda cinta. Orang yang sedang dimabuk cinta akan berkutat jiwanya pada yang ia cintai tanpa peduli dengan sekelilingnya. Banyak orang yang mabuk cinta mati karenanya. Dan banyak karena cinta, manusia terjerumus dosa, sehingga kesucian cinta harus selalu dijaga. Waspadalah dengan nafsu yang membara untuk menentukan pilihan terhadap sesuatu yang dicintai.
            Sebagai hamba Allah, kenikmatan sesungguhnya adalah bersama-Nya. Karena bersama Allah akan menuju surga-Nya, bidadari-bidari-Nya dan ridha-Nya. Jika sampai mendurhakai Allah, kenikmatan semu itulah yang akan diperoleh dan berakhir dengan laknat Allah. Orang-orang jatuh cinta selalu memendam rindu kepada yang dicintai. Cinta seiring dengan nafsu yang membara haruslah diperangi, dipenjarakan nafsu itu supaya jiwa menjadi nikmat dalam  beribadah.
            Kecintaan kepada Allah Swt, kerinduan untuk bertemu dengan-Nya atas karunia yang telah diberikan kepada umat manusia harus disyukuri. Seorang muslim senantiasa mewujudkan cintanya hanya untuk beribadah kepada Allah saja. Dengan demikian amal ibadahnya akan diridhai oleh Allah. Sehingga apapun yang dikerjakan selalu berlandaskan iman menuju taqwa.

Mendidik Anak Remaja


MEMANG tidak mudah mendidik anak supaya menjadi seorang anak yang hebat. Bagaikan sudah menjadi hakikat ‘sunahtullah’ bahwa terdapat perbezaan antara mendidik anak lelaki dengan perempuan. Dalam pelbagai aspek seperti memberi nasihat, mendidik, menegur ajar, menyuruh dan sebagainya, terdapat cara yang berbeza terhadap jenis jantina anak. Hakikat inilah yang tidak diketahui oleh kebanyakan ibu bapa, menyebabkan mereka melakukan kesilapan dalam mendidik anak seperti anak lelaki dididik secara anak perempuan dan begitu juga sebaliknya. Akibatnya, keberkesanannya tidak tercapai.

Menjadi seorang ibu atau bapa adalah satu cabaran hidup (dan ganjaran) yang terbesar. Bagaimanapun, ibu bapa kepada remaja belasan tahun mungkin mempunyai tugas yang paling sukar di antara ibu bapa lain. Zaman remaja adalah satu perjalanan daripada zaman kanak-kanak menuju dewasa, daripada bergantung hampir sepenuhnya pada pandangan orang lain kepada bagaimana membuat keputusan yang bertanggungjawab secara berdikari. Ia boleh jadi satu peralihan yang sukar bagi remaja itu sendiri dan juga ibu bapa mereka, terutamanya dalam masyarakat di mana orang muda setiap hari berhadapan dengan risiko serius yang berkaitan dengan seks, keganasan, penyalahgunaan dadah, alkohol, merokok, dan gagal dalam pelajaran – risiko-risiko yang biasanya adalah berkaitan antara satu sama lain. Oleh kerana pelbagai risiko yang dihadapi oleh remaja berkait rapat antara satu sama lain, begitu jugalah dengan jalan penyelesaiannya.

Adalah mudah bagi ibu bapa untuk percaya bahawa pengaruh mereka terhadap anak-anak remaja mereka telah lupus sebaik sahaja anak mereka mencecah zaman remaja. Rakan-rakan dan media nampaknya lebih berkuasa. Tetapi kajian dan pengalaman menunjukkan dengan jelas: ibu bapa adalah penting dalam kehidupan remaja. Remaja belasan tahun memerlukan sokongan, panduan, dan perhatian daripada ibu bapa mereka sepertimana kanak-kanak juga. Dan remaja sendiri mengatakan bahawa mereka mahu mendengar apakah cabaran yang dihadapi oleh orang dewasa, walaupun mereka tidak selalunya berlagak seperti demikian.

Ibu bapa juga boleh membentuk komuniti di mana anak-anak mereka membesar. Sama ada anda bimbang mengenai tabiat minum arak, penyalahgunaan dadah, keganasan, masalah di sekolah, merokok, atau seks (atau kesemuanya sekali), nasihat terbaik bagi ibu bapa adalah sama: teruslah mempunyai hubungan yang rapat dengan anak-anak remaja anda. Idea-idea di bawah boleh membantu ibu bapa membuat perubahan dalam kehidupan anak-anak remaja mereka.

LUANGKAN MASA

Luangkanlah masa dengan anak-anak anda secara melibatkan diri dalam aktiviti-aktiviti yang sesuai dengan umur dan minat mereka. Kongsilah pengalaman dalam membina satu perhubungan yang mesra yang berasaskan kasih sayang dan kepercayaan yang merupakan asas bagi komunikasi pada masa hadapan. Makan bersama sekerap mungkin. Waktu makan adalah peluang terbaik untuk berbual-bual tentang perkara-perkara yang berlaku dalam kehidupan seharian mereka dan untuk merapatkan diri dengan anak-anak anda. Gunakanlah masa yang ada untuk berbual, bukannya berbalah. Membaca, menonton televisyen atau wayang, dan layarilah internet bersama-sama. Bersenam atau bersukan sebagai sebuah keluarga. Libatkan diri dalam aktiviti-aktiviti kemasyarakatan bersama-sama anak-anak anda.

BANTU REMAJA MENDAPATKAN KEYAKINAN DIRI

Keyakinan diri adalah sesuatu yang diperolehi, bukannya diberi. Berikan anak-anak anda peluang untuk belajar kemahiran-kemahiran tertentu dan mendapatkan keyakinan diri. Pujilah mereka atas tugas-tugas yang mereka telah selesaikan dengan baik, galakkan perkara-perkara positif dan tekankan perkara-perkara yang dilakukan dengan baik oleh anak-anak anda. Jika mereka ketinggalan atau cuai, cadangkan cara-cara untuk memperbaiki diri; jangan mengkritik. Kasih sayang dan rasa hormat akan menggalakkan mereka berkelakuan baik, bukannya ketakutan atau keaiban.

GALAKKAN REMAJA MELIBATKAN DIRI DALAM AKTIVITI POSITIF

Bantulah anak-anak anda mengenal pasti kelebihan, bakat dan minat mereka dan untuk mencari peluang di mana perkara-perkara ini boleh dikembangkan. Galakkan mereka melibatkan diri dalam kerja-kerja sukarela dalam komuniti anda, menjadi ahli kumpulan belia, atau turut serta dalam aktiviti kesenian atau sukan. Ini akan membuatkan mereka merasa ‘berguna’ di dalam masyarakat, menghubungkan mereka dengan kawan-kawan yang positif dan pemimpin-pemimpin di kalangan orang dewasa, dan juga memenuhkan jadual harian mereka.

BANTU REMAJA MENETAPKAN MATLAMAT

Bantu anak-anak memahami bagaimana pilihan yang mereka buat sekarang boleh mempengaruhi keseluruhan kehidupan mereka. Perkenalkan mereka dengan mereka yang berjaya di komuniti anda yang boleh menerangkan apa yang perlu dilakukan untuk berjaya. Remaja yang mempunyai matlamat jangka panjang dalam pelajaran atau pekerjaan kurang berkemungkinan untuk merosakkan masa hadapan mereka dengan melibatkan diri dalam perkara-perkara yang tidak sihat.

MENGHARGAI PENDIDIKAN

Libatkanlah diri dalam pendidikan anak-anak anda dan biarkan mereka tahu bahawa ia sangat penting bagi anda. Terangkan kepada mereka bagaimana pelajaran akan membantu mereka pada masa hadapan dan mengapa penting bagi mereka untuk mengambil perhatian serius perkara ini dari sekarang. Kegagalan dalam pelajaran biasanya adalah tanda-tanda untuk muncul masalah lain. Jika anda mendapati pelajarannya merosot, berbincanglah dengan mereka dan dengan guru-gurunya dengan segera.

LIBATKAN DIRI DENGAN SEKOLAH

Ibu bapa sering berhubungan dengan sekolah anak-anak semasa mereka di sekolah rendah, tetapi mula menjauh apabila mereka semakin membesar. Cubalah terus libatkan diri sehingga sekolah menengah. Beri perhatian kepada kelas-kelas yang diambil oleh anak-anak anda dan kerja rumah yang mereka bawa balik. Jadi ahli Persatuan Ibu Bapa atau organisasi lain yang ada kena mengena dengan sekolah.

Tawarkan diri untuk menjadi tutor, mentor atau penceramah jemputan. Berjumpa dengan pengetua, guru-guru, kaunselor dan jurulatih mereka. Hadirilah majlis-majlis, pameran, drama, pancaragam, nyanyian dan sukan yang dikendalikan oleh pihak sekolah. Jika anda tidak menghadirinya, anak-anak anda adalah orang yang pertama menyedarinya.

AMBIL TAHU

Buat peraturan yang jelas bagi anak-anak anda mengenai apa yang boleh mereka lakukan dan dengan siapa mereka boleh meluangkan masa, dan terangkanlah kepada mereka mengapa peraturan-peraturan ini penting. Tetapkan masa di mana mereka mesti balik dan jangan benarkan mereka menghadiri sebarang majlis tanpa ditemani orang dewasa.

Berusahalah lebih sedikit untuk mengetahui di mana anak-anak anda berada pada hari minggu dan selepas waktu sekolah, memandangkan waktu-waktu tersebut adalah ‘zon bahaya’, di mana anak-anak muda yang tidak dikawal mungkin berpeluang untuk menyalahgunakan dadah, melakukan jenayah dan terlibat dalam perbuatan-perbuatan berisiko yang lain. Matlamatnya adalah untuk menjadi seorang ibu bapa yang berwaspada tanpa terlalu memaksa. Ingat, dengan mengetahui di mana anak-anak anda berada dan apa yang mereka lakukan tidak bermakna anda suka membebel; ini bermakna anda seorang ibu atau bapa yang prihatin.

KENALI SIAPA KAWAN-KAWAN ANAK ANDA

Rakan-rakan mempunyai pengaruh yang kuat terhadap satu sama lain, oleh itu adalah penting bagi anda untuk mengenali siapa kawan-kawan anak-anak anda dan ibu bapa mereka. Kebanyakan tekanan rakan sebaya adalah positif. Galakkan anak-anak remaja anda untuk meluangkan masa dengan kawan-kawan yang positif dan sihat. Jemput mereka datang ke rumah dan berbual-buallah dengan mereka secara terbuka.

SELALU BERBINCANG

Walaupun ia agak sukar untuk memulakan perbualan mengenai perkara ini, mulakannya apabila anak-anak anda ingin tahu dan mula mencerluskan soalan. Jelaskan kepada mereka bahawa setiap orang berasa terluka, takut, marah dan ragu-ragu, dan berbincang dengan mereka mengenai cara-cara yang betul untuk menangani emosi seperti ini. Pastikan bahawa anak-anak anda tahu bahaya rokok, dadah, alkohol, dan seks. Komunikasi yang kerap mengenai isu-isu seperti ini patut bermula sejak mereka kecil lagi dan berterusan hingga mereka remaja kerana soalan-soalan dan situasi terus berubah mengikut masa.

Tentulah, dengan remaja belasan tahun terutamanya, anda mungkin harus mengambil inisiatif untuk terus berkomunikasi. Binalah satu dialog dua hala dengan menjawab secara hormat setiap soalan atau topik dengan teliti. Bercakap dengan mereka, bukannya kepada mereka.

TERANGKAN NILAI-NILAI MURNI

Berkomunikasi dengan anak-anak mengenai isu-isu yang sukar adalah lebih berjaya apabila anda, sebagai seorang ibu atau bapa, jelas mengenai perasaan anda sendiri. Dengan bersikap terbuka dan jujur, anda boleh meluahkan nilai-nilai yang anda harapkan dengan cara yang menunjukkan keprihatinan. Kebanyakan ibu bapa bimbang dilihat sebagai seorang yang hipokrit, terutamanya jika mereka sendiri terlibat dalam perkara-perkara kurang sihat semasa mereka remaja, tetapi sekarang mereka mendesak anak-anak mereka untuk mengambil jalan lain. Kebanyakan remaja mempunyai ‘radar hipokrit’ yang baik.

Mereka biasanya cukup sofistikated untuk menyedari bahawa dalam dunia moden yang penuh dengan bahaya seperti AIDS, senjata automatik dan bahaya-bahaya lain, standard yang baru adalah perlu.

JADILAH MODEL YANG BAIK

Jadilah model atau contoh harian yang terbaik berkaitan dengan nilai-nilai dan standard yang anda harapkan. Tunjukkan kasih sayang, kejujuran, disiplin dan keterbukaan yang anda harapkan daripada anak-anak anda. Jika anda menyalahgunakan dadah atau minuman keras, sedarlah bahawa anak-anak anda sedang memerhatikan dan apa yang mereka lihat mungkin akan merosakkan niat baik anda untuk menghalang mereka dari menyalahgunakan bahan-bahan ini. Jangan merokok atau membenarkan sesiapa merokok di dalam rumah.

Tunjukkan contoh seseorang yang tidak menggunakan keganasan. Jika anda mahu anak-anak muda menolak keganasan, anda perlulah menunjukkan cara-caranya. Ibu atau bapa yang mempunyai teman lelaki atau wanita harus tahu bahawa anak-anak mereka melihat apa yang mereka lakukan, bukan setakat mendengar apa yang mereka perkatakan.

BERI PERHATIAN

Program-program sokongan bagi remaja yang bermasalah adalah baik, tetapi semua kanak-kanak dan remaja mampu memperolehi kebaikan daripada galakan, perhatian dan sokongan. Jangan memfokuskan perhatian kepada mereka hanya apabila ada masalah. Biarkan anak-anak anda tahu bahawa anda berbangga dengan mereka, walaupun kadangkala ia kelihatan seperti bukannya satu perkara yang besar.

HULURKAN BANTUAN

Perhatikan tanda-tanda penyalahgunaan dadah dan alkohol, kegagalan dalam pelajaran, kemurungan dan keganasan. Berikut adalah beberapa panduan yang boleh anda perhatikan:
1. banyak masa diluangkan bersendirian dan mengasingkan diri dari keluarga dan rakan-rakan,
2. perubahan yang mendadak dalam prestasi di sekolah,
3. perubahan kelakuan dan pertukaran emosi yang drastik,
4. tidak berminat mempunyai hobi atau beraktiviti sosial atau rekreasi,
5. dan perubahan pilihan rakan-rakan atau mengasingkan diri daripada kawan-kawan lama.

Jangan takut untuk masuk campur dan mendapatkan bantuan dari luar. Kebanyakan komuniti mempunyai sumber-sumber bagi membantu ibu bapa membantu anak-anak mereka.

WUJUDKAN RUMAH SELAMAT

Jika anda mempunyai senjata api, pastikan ia sentiasa dikunci. Jangan bawa masuk dadah ke dalam rumah, dan sentiasa kuncikan kabinet barangan yang boleh membahayakan. Jangan merokok berdekatan anak-anak anda atau membenarkan orang lain berbuat demikian. Pastikan anak-anak remaja anda memakai tali pinggang keledar, belajar memandu dari sekolah memandu yang baik, dan tahu mengenai bahaya memandu secara laju.

TAHU APA YANG DITONTON, DIBACA, DAN DIDENGAR

Adalah tanggungjawab anda sebagai ibu bapa untuk menapis bahan-bahan yang sampai kepada anak-anak anda. Remaja pun memerlukan panduan untuk menjadi seorang pengguna media yang berpengetahuan. Tontonlah televisyen atau dengar muzik bersama anak-anak anda dan bantu mereka memahami perbezaan antara kehidupan sebenar dan apa yang digambarkan dalam media. Carilah masa yang sesuai untuk mengajar; karakter dan cerita yang digambarkan dalam media sering memberikan peluang untuk berbual mengenai isu-isu yang melibatkan anda dan anak-anak anda.

LIBATKAN DIRI DALAM MASYARAKAT

Ibu bapa boleh membuat perubahan dalam kehidupan anak-anak mereka, tetapi ibu bapa tidak boleh menyelesaikan kesemua masalah yang dihadapi oleh anak-anak mereka. Ibu bapa hendaklah melibatkan diri dalam mengubah persekitaran di mana anak-anak mereka menghadapi cabaran dan pilihan-pilihan yang sukar. Lebih banyak sokongan yang diberikan oleh masyarakat terhadap perkembangan positif remaja, lebih mudah bagi anda menjalankan tanggungjawab sebagai seorang ibu atau bapa. Galakkan pihak sekolah dan organisasi-organisasi lain untuk mengendalikan dan menjalankan aktiviti yang bebas rokok dan bebas dadah. Sokonglah penubuhan tempat-tempat rekreasi yang mesra remaja dan selamat daripada dadah, alkohol, dan rokok.

Ambil bahagian dalam organisasi-organisasi komuniti yang mempromosikan pihak polis untuk membantu kanak-kanak dan remaja, seperti menghalang penjualan rokok kepada kanak-kanak atau mengurangkan keganasan dalam masyarakat. Pergilah ke kedai-kedai yang mempromosikan pilihan-pilihan yang sihat bagi remaja. Bantulah remaja lain dalam masyarakat anda dengan menjadi mentor mereka atau mengambil remaja bekerja di tempat kerja anda. Libatkan diri dengan kumpulan belia di tempat anda atau di pusat komuniti setempat.

Dalam dunia serba moden sekarang ini, tanggungjawab sebagai ibu bapa semakin besar dan berat dalam mendidik anak bagi melahirkan generasi cemerlang pada masa akan datang. Justeru, ibu bapa juga seharusnya menambah ilmu dari semasa ke semasa bagi menangani karenah anak-anak remaja yang sduah semakin terkehadapan sekarang ini.